Selamat Pagi Mozaiker. Minggu ini ada buku baru di Mozaik, judulnya The Last Soul: Kisah Perjuangan Hidup ODHA.

Sebuah novel karya Shrie Laksmi yang ditulis berdasarkan pengalamannya menangani para pasien HIV AIDS di RSU Dr. Saiful Anwar Malang. TheLast Soul berkisah persahabatan Rara, Mala dan Puri yang terjalin sejak merekaduduk di bangku SD. Mereka bertiga menamakan diri mereka Trio Seroja. Menginjak SMA banyak sekali cobaan yang menguji persahabatan mereka, mulai dari soal asmara hingga salah satu dari mereka terjangkit virus HIV akibat salah pergaulan.

Novel ini sangat sayang sekali untuk dilewatkan. Melalui The Last Soul kita tidak hanya diajak mengikuti kisah dunia remaja yang ceria namun juga mendapatkan ilmu dan pencerahan tentang penyakit HIV AIDS. Sangat perlu sekali dimiliki oleh orang tua yang ingin memberikan edukasi tentang HIV AIDS melalui cara yang lebih menghibur, juga para remaja tentunya agar tidak sampai salah dalam pergaulannya.

Nah pada hari Sabtu, 27 April 2013 Mozaik Indie Publisher melaunching dan membedah The Last Soul di Toko Buku Diskon TOGA MAS, Malang. Acara yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dihadiri oleh tentunya sang penulis yaitu Ibu Shrie Laksmi, para mahasiswa dari beberapa kampus dan masyarakat umum kota Malang. Adapun yang menjadi pembedah adalah Ahmad Shams Madyan Lc.,M.A. Beliau merupakan kandidat doctor UGM, Direktur Eks. INTERNA Indonesian Networks on HIV AIDS, serta penulis buku AIDS Dalam Islam: Krisis Moral atau Krisis Kemanusiaan.

Sesi pertama acara ini adalah pengantar dan launching The Last Soul yang ditandai dengan penyerahan buku dari owner Mozaik kepada sang penulis. Lalu acara dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu bedah buku oleh Bapak Ahmad.
Dalam materi bedah bukunya Bapak Ahmad menyampaikan kiprah penulis novel The Last Soul menjadi inspirasi bagi para generasi muda agar tergerak hatinya untuk menulis. FYI, Ibu Shrie Laksmi dari segi usia memang sudah tak muda lagi namun semangatnya dalam berkarya patut untuk diacungi jempol. Kalau dari segi isi, The Last Soul lebih membidik ke segmen remaja yang memang sangat rentan terhadap pergaulan bebas dan HIV AIDS. Saran dari Bapak Ahmad, jika Bu Laksmi akan menulis lagi agar lebih digalih lebih dalam lagi sisi perjuangan penderita sehingga bisa lebih menyentuh hati pembaca.
Selain membedah The Last Soul, Bapak Ahmad juga membagi ilmu dan pengalamannya selama terjun menulis thesisnya tentang HIV AIDS. Selama ini ada pemahaman yang keliru di dalam masyarakat yang menganggap AIDS adalah penyakit yang paling mematikan. Ambil contoh penyakit Hepatitis yang bisa menular meski hanya lewat ciuman, sedangkan AIDS harus melalui hubungan badan dan pertukaran cairan, misal darah atau ASI. Lalu dari segi tingkat kematian, seseorang harus melalui fase HIV dulu baru kemudian bisa berlanjut ke fase AIDS. Bapak Ahmad mengatakan AIDS ini sebenarnya seperti penyakit flu yang menyerang pertahanan tubuh, tidak bisa disembuhkan namun bisa ditekan virusnya sehingga tidak sampai mengancam nyawa sang penderita. Kebanyakan penderita AIDS malah mati bukan karena AIDS yang dideritanya, namun oleh penyakit lain yang mudah menyerang karena pertahanan tubuhnya yang melemah. Kesimpulan akhir, penderita AIDS sebenarnya bisa hidup ‘sehat’ seperti manusia sehat lainnya asalkan rutin menjalani pengobatan.
Yang memprihatinkan, kini sebagian penderita AIDS adalah para ibu rumah tangga yang dari segi pergaulan sebenarnya tidak pernah bersinggungan langsung dengan lingkungan rentan AIDS. Mereka mendapatkan penyakit itu akibat ulah nakal para suaminya yang suka jajan di lokalisasi. Oleh karena itu, perlu ditanamkan kesadaran kepada para suami agar tidak mencoba mencicipi dunia prostitusi karena akibatnya tidak hanya menimpa dia sendiri namun juga keluarganya yang tidak berdosa.

Di tengah acara, kami kedatangan bintang tamu yaitu Ibu Sri Rahayu yang merupakan donatur penerbitan buku The Last Soul. Beliau merupakan salah satu calon walikota Malang yang akan bertarung pada pilkada di Malang pada bulan Mei. Tema HIV AIDS membuat beliau tertarik untuk membantu penerbitan buku karya Ibu Laksmi tersebut.

Pada sesi tanya jawab, banyak sekali peserta yang ingin bertanya baik itu kepada Ibu Laksmi maupun Bapak Ahmad. Tema HIV AIDS memang tema yang sensitif namun sebenarnya sangat menarik banyak pihak untuk mengetahuinya lebih lanjut.

Nah bagi kalian yang penasaran dengan jalan cerita The Last Soul maupun penyakit HIV AIDS segera saja order langsung pada Mozaik.  Untuk pemesanan silahkan sms ke: 085749654481 Atau Pin BB: 25B6EAE7. Format sms: judul buku_jumlah eksemplar_nama_alamat lengkap.

Atau jika mau bersabar, tunggu kehadiran The Last Soul di toko buku Gramedia Jabodetabek dan Jawa Timur.

Judul: The Last Soul: Kisah Perjuangan Hidup ODHA
Genre: Fiksi- Teenlit
Penulis: Shrie Laskmi
Penyunting: Ivonie Zahra
Desain sampul: Rana Wijaya Soemadi
Penata Letak: Mozaik Team
Penerbit: Mozaik Indie Publisher
ISBN: 978-602-17659-8-2
Tebal: 148 hlm, 13×19 cm
Harga: Rp.30.000

Salam

 

Mozaik Team

About Mr. Moz

Berjiwa muda dan semangat dalam berkarya

5 responses »

  1. omnduut says:

    Sukses terus buat Mozaik :)

  2. Tunggu sms pesanan saya, ya……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s